Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Tunggu Aku Sinka Juliani



             Awal masuk sekolah. Akupun berjalan menuju sekolahku,aku melihat seseorang wanita berpakaian seragam sepertiku dan kudekati ia ternyata ia adalah sinka.teman SMP ku
“heii..sinka?”tanyaku
“heii..juga”
“gimana nih…hari pertama sekolah”
“ya senang aja…banyak dapet temen baru dikelas”
“kamu masuk ruang berapa?”tanyaku
“aku masuk ruang XI B kalo kamu”Tanya sinka
“wah kita samaan dong aku juga ruang XI B!”seru ku
            Lalu kami berdua berjalan menuju arah lorong kelas lalu kulihat seseorang siswa dengan badan besar dan satunya lagi kecil wajahnya agak-agak menakutkan.lalu kulalui mereka Nampak ia melihatku,dan aku tertunduk melewati mereka.
“iih…kamu kenapa?”Tanya sinka
“melihat kedua orang tadi wajahnya seram banget “sambil menoleh kebelakang
“yang mana aku gk lihat “ucapnya sambil melihat kanan dan kiri
“itu,,,yang barusan kita lewati tadi”
“ohh..yang itu namanya jack sama joe…mereka baik  aja kok”
“kok kamu tau…”
“iya dong aku tau…mereka kan pernah satu ruangan sama aku!”
“oohh..begitu toh!”
              Sambil menuju ruang kelas,kulihat kebelakang lagi ternyata jack dan joe Nampak mengikuti kami berdua.sesampainya dikelas.kulihat segerombolan siswa bergerumunan melihat daftar siswa yang ada didalam kelas ini.dan ternyata jack dan joe satu kelas denganku.wah mampus deh kalo begini bisa-bisa aku jadi bulanan mereka ucapku dalam hati.
“hei…kamu duduknya deket aku aja ya!”ajak sinka
“iya…iya aku mau”balasku dengan semangat
              Dan kulihat jack dan joe menuju arahku dan sinka.akupun berpikir mau ngapain mereka kesini.
“siapa namamu kawan?ucap jack
“edwan…!”balasku
“namaku jack dan temenku joe”
“hai…joe”ucapku pada joe sambil melambaikan tangan
               Ternyata mereka berdua duduk dibelakangku.aku merasa tidak bebas dekat mereka.jam masuk berbunyi pelajaran pun dimulai ternyata wali kelas kami orang yang galak terlihat dari wajahnya dan sikapnya yang begitu kejam tapi tidak menyiksa!paham gak? (ya dipaham-pahamin aja).setelah jam pelajaran berakhir bel istirahat berbunyi.aku pun mengajak sinka kekantin.dan sinka menerima tawaranku.dan ketika dikantin kursi terlihat penuh oleh siswa yang duluan istirahat.
“wah..penuh nih sin!”ucapku
“gimana…dong?”Tanya sinka
“tunggu..bentar aku pesanin,kamu mau makan apa?”
“aku mau mie aja deh jangan yang pedes ya!”pinta sinka
“iya..!”
                Kubawakan makanan untuknya ketempat special menurutku .jauh dari keramaian dan kebisingan yaitu di aula sekolah.yang tak terpakai.
“sinka ini makan pesanan kamu”ucapku
“makasih ya…”
“sin…sinka kamu pesannya mie..kalo aku ayam…jadi kalo digabungin jadi mie-ayam dong”
“terus kenapa?”Tanya sinka sambil makan
“tau gak mie ayam..makanan kesukaan aku”
“yaudah makan dulu gih entar keburu dingin gak enak “
              Kayanya penyakit ku kambuh lagi.yaitu kekeyangan,berasa nikmat.dan susah move on dari tempat duduk.
“wah bel masuk nih”ucap sinka
“iyanih…kamu duluan aja masuk kekelas”
“loh..barengan aja..”
“kamu duan aja…sin,aku bentar lagi”
“oh..yaudah”sambil sinka meninggalkan ku
                      Aku berjalan kekelas,kulihat jack sedang memeras anak kelas X.dan jack menatapku dengan muka seperti gorilla kenapa gorilla badannya besar , banyak bulu, hitam lagi,mungkin si jack ini sepupunya gorilla.kalau si joe ini anak orang kaya.karena ia berangkat sekolah selalu diantar oleh pengawal ayahnya.bahkan produk-produk yang baru saja.ia pasti duluan punya.ya meskipun ia sering diperas si jack kata siswa yang lain juga sih.untung aku punya teman seperti sinka dan dobson.si Dobson ini adalah sepupu ku dari luar kota yang tinggal dirumahku,ia selalu membantu apapun kesusahanku.karena ia mungkin thebest friend and the best cousin.sebenarnya sih aku suka pada sinka.akupun bingung bagaimana aku tau kalo sinka menyukaiku karena kami terlalu dekat sehingga suka atau tidaknya aku tak tau karena saking dekatnya bahkan perhatiaannya pun.dari pada dipendam baik aku ceritakan pada Dobson.
“son…gimana ya kalo  aku tau kalo sinka menyukaiku?”tanyaku
“ya…ketauhan lah bro ia sering kasih perhatian dan lain-lain!”ucap Dobson
“masalahnya itu…perhatiaanya pun aku susah membedakannya,karena kami terlalu dekat”
“wah…bagus dong!kan jadi lebih positive ada harapan bro”
“semoga ada keberanian ku untuk mengungkapkannya ya son”ucapku
“tenang bro you can do it!
                     Embun pagi hari yang begitu sejuk disuasana sekolah.aku menunggu sinka di depan kelas.setelah beberapa menit aku menuggunya ia muncul tapi bersama cowok lain anak kelas sebelah.kulihat mereka begitu dekat.rasa harapan pun pupus.dan dunia galaupun melanda.sejenak aku langsung menghindar dari sinka aku tidak bicara padanya.setelah pulang sekolah aku mapir kesebuah taman dekat bukit dibelakang sekolah.sinka menghapiriku yang duduk sendirian.
“edwaan…”panggil sinka mendekatiku
“……”balasku hanya diam sambil membuang muka(lalu memungutnya lagi)
“kamu kenapa cuek sama aku?”ucap sinka
“aku gk suka lagi denganmu,pergi jangan dekat aku lagi…pergi sana!”balasku dengan nada tinggi
“kamu..jahat!”jawab sinka dengan meneteskan airmatanya dan lalu pergi dariku
                       Sinka pergi dengan wajah kecewa aku juga pergi terpikir dijalan pulang’aku kan pernah janji pada sinka kalo aku takan ngecewakan dia’ lalu aku berbalik arah berlari mengejarnya “aku harus minta maaf padanya” ucapku sambil berlari.ketika aku sampai didepan rumahnya “sinka maafkan aku” ku ulang berkali-kali ucapanku tapi tidak ada respon darinya.dengan wajah kusut aku pulang ketika sampai dirumah.dobson menghampiriku.
“kamu kenapa bro?”Tanya Dobson
“ahhhkkk…sinka tidak mau memaafkanku!!”ucapku sambil kecewa
“apa yang terjadi pada kalian berdua bukanya kalian baik-baik saja!”
“begini ceritanya !@#$%^&*(sedang menceritakan)”
“ohh…jadi begitu! Tenang saja akan kubantu”
                        Setiap hari aku kerumah sinka tapi ia tidak menghiraukan ku bahkan disekolah ia berpindah duduk dariku ia malah dekat dengan joe.
                                                                                     **
                        Di minggu pagi,Dobson merencanakan sesuatu tanpa sepengetahuanku terlihat tingkah lakunya yang begitu aneh hari ini terhadapku aku jadi mencurigainya.ini terakhir kalinya aku kerumah sinka berharap bisa dimaafkannya.saat menuju rumahnya aku bertemu sinka sambil membawa buku komik,dan aku mennghampirinya dan ia berlari “sinka…tunggu aku”teriakku.lalu dari kejauhan aku melihat sinka dan joe bertemu di perempatan gang dekat rumahnya ternyata sinka mengembalikan buku itu kepada joe.aku terus berlari couse I’m loving you mengejarnya sambil teriak “sinka…tunggu aku”.daguff…kepalaku terbentur badan jack,dan aku terduduk karena postur tubuhku terlalu kecil melawan badan jack yg besar.jack pun marah-marah padaku,aku langsung lari darinya iya mengejarku sekuat tenaga ku hembuskan seluruh tenagaku  untuk berlari.jack pun Nampak semakin marah kepadaku.aku yang sudah kehabisan tenaga berlari aku bersembunyi di selah-selah bak sampah.tak ada tanda-tanda lagi jack mengejarku.aku keluar dari persembunyianku.kembali aku mencari sinka semoga tidak kehilangan jejak,joe pun lewat dihadapanku dengan mobil mewah barunya sambil menyapaku “heii…men!”.dan kulihat seperti Dobson sedang bersepeda menuju arah ke rumah sinka.kudatangi Dobson “kringggg!!!”hpku berbunyi.
“bro…segera ke taman dekat bukit dibelakang sekolah”ucap Dobson dari hp
“emang ada apaan?”tanyaku
                             Dobson langsung mengakhiri panggilan nya.aku segera bergegas taman dekat bukit dibelakang sekolah.sesampainya disana aku malah bertemu dengan jack.’hahahahaha…kita bertemu lagi anak singkong’ ucap jack sambil tertawa.aku jadi gemetaran dan gugup”ahh…sialan nih Dobson dia malah menjebak aku biar digebukin si jack”ucapku dalam hati.matilah aku kali ini,tanpa basa basi lagi jack menghajarku sampai babak belur.seluruh tubuhku terasa sakit wajahku memar.dan aku hanya duduk di bawah pohon yang ada di taman dekat bukit dibelakang sekolah aku tertidur dan terbangun disore hari begitu terlihat jelas matahari yang hanya bertatapan lurus dari padanganku.sinka datang menemuiku.
“kamu…kenapa seperti ini!”ucap sinka sambil memegang wajahku
“sinka aku gak bisa lama-lama marahan denganmu seperti ini” balasku dengan meneteskan airmataku
                            Sinka mengeluarkan kain dari sakunya lalu dibilasnya dengan air yang ada ditaman.ia mengusapkannya di wajahku.
“auuu…”rintihanku
“sakit ya!”
“sebenarnya gak sakit sih…tapi kamu mau kan maafin aku?”
“iya aku maafin kamu…jangan ulangi lagi ya”
“aku janji gk akan pernah lagi”
                        Setelah selesai luka diwajahku dibersihkannya,aku dan sinka duduk disebuah kursi yang ada di tepi bukit belakang sekolah.kursi itu bertuliskan “you love me?”.terpikir lagi perasaan suka.ah sudah siapalah saya ini!.
“yuuhi wo meiteiruka?”tanya sinka
“kamu bisa bahasa jepang sin…artinya itu apa?”
“apakah kau melihat mentari senja?”
“ohh jadi itu artinya ya!...ini aku bersamamu melihatnya”
“indah ya…sudah lama aku tidak melihatnya”berlinang air mata sinka
“aku juga…sinka kamu mau kan jadi sahabat aku?”
“…….aku mau kok”sinka sempat diam sejenak
                        Kupupus kan saja harapanku untuk pacaran dengannya aku sadar ‘siapalah saya ini’.lebih baik aku hanya bersahabat dengannya,karena sahabat tidak ada kata’ break’ kata itu hanya ada pada orang yang sedang ‘realitionship’ akan membuat seseorang sakit hati apabila terlalu mencintai.
 The End.
                                                                                     ***
                                                                              Edwan nr.u
                                                                           @edwanaNRU

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

Unknown mengatakan...

keren bro

Posting Komentar