Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

end...


Berat rasanya untuk mengatakan hal ini,karena harus kuingkari janji ku,kuhianati hatiku,keputusan ini telah bulat ku tekatkan karena ku tak mampu menahan ego mu yang begitu indah kau anggap..mungkin kau tak tau aku sering bohong padamu setiap malam aku begadang tidur larut malam bahkan sampai subuh,insomnia menjadi penyakit baruku hanya karena menemanimu smsan!!! Sering aku bohong mengatakan aku pengen tidur sudah larut malam tapi kau tak pernah mau mengerti keadaanku yang begitu lelah,kau hanya mementingkan egomu bila tak ku turuti inginmu kau selalu marah,kalau aku yang minta kau tak pernah mau!! Tapi aku tidak pernah marah padamu karena aku mengerti…ketika aku mengatakan hal kebaikan padamu tapi kau malah mengacuhkannya seakan itu sepele saja kau anggap,,padahal apa yang kuucapkan itu selalu terjadi padamu seperti waktu itu engkau sakit hanya karena lambat mandi padahal sebelumnya aku sudah menyuruhmu melakukannya berkali-kali semacam ini hanya sepele saja,tapi dari kesepelean ini adakah hal yang tidak kuperhatikan padamu??? Ketika aku dapat hukuman itu seakan kau tak percaya padaku,dan kau anggap itu cuman alasan yg tak berarti,kau hanya mendegarkan kata mereka yang menurutmu itu terbaik,aku kecewa kala itu kau tidak mempercayaiku,sms mu pun sekarang jadi malas membuatku membacanya apa lagi untuk membalasnya karena kepercayaanku sudah kau anggap seperti sampah mana dulu yang kau ucapkan??akan menjaga kepercayaanku???…sungguh kau tak pernah mau mengerti,kau selalu merasa tak bersalah dan aku yang selalu salah andai kau mengerti,menuruti mau ku mungkin kau akan bahagia denganku dimasa depan yang telah aku rencanakan sejak dini dan apa yang ku pernah ucapkan padamu itu akan ku kabulkan tapi sekarang semua itu sirna..bersamaan dengan ini juga aku mengAKHIRI HUBUNGAN ini,maaf selalu membuat mu kecewa sehingga air matamu keluar percuma hanya karena seseorang  seperti ku,maaf membuatmu selalu marah karena tak kuturuti kehendakmu,maaf jika aku tak sempurna bagimu,terimakasih untuk segalanya yang pernah kita lalui berdua sekali lagi maaf,semoga kau membenciku sehingga kau tak pernah menganggapku ada di hidupmu,hanya sekedar mimpi yang tak berarti….thank’s everything….edwan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

history new,friendship



              Tepat pada hari ini tanggal 24 desember saya dan teman saya yaitu Ryan kami berdua memulai aktivitas prekerin(praktek kerja industri) atau juga sering disebut dengan  PKL/Magang. Selama kurang lebih 3 bulan 5 hari ,berangkat dari sekolah menuju  lokasi yang lumayan jauh dari sekolah dan  rumah tidak menyurutkan  harapan kami untuk memulai aktivitas kami berdua..

              Setelah menuju TRAC tempat kami magang disinilah terasa yang berbeda dalam diri saya,saya merasakan hal-hal baru yang akan dijalani dari pada hal-hal disekolah  maupun dirumah.berangkat pagi dari rumah dengan perasaan deg-degan karena saya belum terbiasa dengan tempat baru,orang-orang baru disekitar.

              Waktu menunjukan pukul 07.30 wita,kami berdua datang menuju SA pak.latief yaitu pembimbing kami magang disini sekaligus foreman pada service in-coming,dengan penampilan yang rapih dan disiplin menggambarkan beliau cocok sebagai atasan para mekanik.saya dan ryan disuruh menunggu sebentar di kantin (tempat warung gundul).hanya duduk saja dalam beberapa menit tidak ada yang dilakukan,saya mengambil sapu dan membersihkan beberapa debu dan sampah putting rokok diarea itu,tidak lama berselang area ini pun bersih pak latief pun membawa kami berdua untuk ikut briefing.

               Perkenalan pun dimulai dengan ryan,setelah ryan saya pun maju untuk memperkenalkan nama saya,setelah saya ditanya oleh beberapa mekanik lainya pak latief bertanya kepada saya “harapan kamu ikut magang disini apa?” ini lah kata-kata yang saya ingat sampai saat ini,dan  jawaban saya “harapan saya disini adalah saya ingin belajar menuntut ilmu disini mohon bimbingannya agar saya bisa” itulah kata-kata saya waktu itu dengan wajah malu,karena saya sulit beradaptasi dengan cepat dengan orang sekitar yang belum kenal.

             Hari pertama ini saya ikut dengan mas DIDIK ini adalah seorang yang saya banyak tiru dalam dirinya,dia juga disiplin,tidak egois dalam berbagi ilmu dan pastinya dia juga orangnya humoris…hari demi hari terlewati dengan begitu saja.

           Kalau saya ceritakan semua aktivitas magangnya bakalan mencapai 200 halaman hahaha…:D ini bisa jadi riwayat hidup…dan membacanya pun jadi malas ya biasa orang Indonesia itu malas membaca wkwkwkwk…
          Nah sosok pertama adalah mas JOKO dengan badan yang besar dan juga lucuk >< dia juga orang yang disiplin,kalo soal makanan dia pasti melebihi target apa lagi kalau hari jumat biasanya ada susu dan roti tawar jatah masing-masing 1 per/orang dia bahkan menyediakan botol air mineral simpanan stok susunya yang lain terkadang ada juga yang tidak kebagian/kehabisan rotinya aja sampai 3 lembar disimpen..hahahaha..wajarlah badannya juga besar..mas joko ini orangnya juga baik,sholehnya banget idaman  para istri istri soleha lah,diantara semua yang ada ditrac ini Cuma mas joko yang rajin sholat setiap waktu yang lain menyempatkan waktu istirahat dengan santai ketika dzuhur dia menggunakan dengan sholat..ketika kerja sama dengan  mas joko dia ini kadang-kadang membuat saya juga bisa kesal,kalo dia merintahin satu belum juga beres yang dikerjakan dia malah  nyuruh ngerjain yang lain :(  tetaplah orangnya asyik..
 
       Mas ENGGAR dia adalah yang suka kena bully,orangnya baik,ramah juga dia orang yang santai,walaupun santai tapi dia juga rajin,orangnya tidak egois pernah waktu itu hari jumat ketika service incoming banyak saya ngerjain mobil service besar dan yang lain malah mengambil susu sama roti,ketika saya ingin mengambil roti itu ternyata sudah habis…saya pun kembali mengerjakan tugas memperbaiki mobil itu,dan terdengar mas enggar memanggil saya dari bilik mobil avanza warna silver mobil ini markasnya in coming karena mobil ini sudah lama di breakdown.lanjut cerita…saya menoleh kearahnya dan menghampirinya mas enggar membawakan saya segelas susu dan roti “ini buat kamu,biar kerjanya kuat”kata mas enggar “terimakasih mas”ucapku,hanya itu saja yang dapat saya ingat hehehe…

       Mas RYAN orangnya menurut saya kalem sih,orangnya juga baik walaupun juga saya kurang akrab dengan dia mungkin saya jarang ikut kerja bareng dia mungkin,sehingga saya kurang tau tentang dia..
      Si ARI nah ini orang diantara semua mekanik menurut saya ini paling pelit,gak mau keluar  uang sendiri maunya modusin teman mulu jahat ya? Hmm…pernah waktu itu saya pulang bareng dia pas mau beli pentol depan pos satpam ,dia minta saya yang bayarin mana makan pentolnya banyak pu;a -_- seharusnya kan dia yg bayarin saya,dia udah punya uang sendiri dari pekerjaannya,sedangkan saya Cuma minta dengan orang tua itu Cuma sedikit L, punya motor pun dia gk mau ngebawa ke bengkel katanya”bensin mau abis” kata mas joko jawab”alah,alesan aja bilang aja gk mau nginjamin” kan mas joko kalo mau makan atau sholat biasanya minjam motor aku terus :D hahaha…ari apakah masih pelit?

           Mas UDARANA HANDAYANI (uda) namanya kalem tapi or angnya sangar :D peace da damai,,, hehehe…kalau uda ini orangnya juga baik sih gak pelit tapi juga suka modus -___-  tapi kata anak-anak mekanik lainya sih si uda pelit suka ngegembok  kuncinya  padahal dia kalo nginjem kunci orang suka…uda uda…hmm…kok gitu sih?? Kalo kerja bareng uda ini asyik banget kalo ngerjain service besar sama dia pasti berantem mulut dulu dia ngerjain atas atau bawah pasti  saya ngerjain atas padahal saya pengen juga ngerjain bawah(kaki-kaki:rem,oli,linkdll) dan juga yang asyiknya nentuin waktu berapa waktu estimasinya hahaha…adu balap tercepat uda juga sering di bully yang lain terutama si kani hahaha…sering disebut si anak hitam..

         Mas BOY(ediwarisman) nah ini teman aja kayanya lebih seperti itu sih,suka ketawa aja jarang seriusnya tapi kalo sama dia kerja dijamin rapih,dia orangnya semangat benget pasti katanya “wan,hajar wan” nah semangatnya kaya tahun 45 yang sering jadi bahan tertawaan kami berdua adalah mas joko dan si ari tentunya juga si uda,mas boy ini juga sering sharing masalah hidupnya yg kelam ke saya tepatnya tentang cewek lah,orangnya kalem gitu lah,baik juga

         Mas TATANG kalo mas tatang ini orangnya pas dulu saya pertama kenal kayanya dia orang yang galak,emosian tapi ternyata,orangnya pendiam,orangnya juga baik,kalem…kalo kerja sama dia itu asyik juga  saya juga sering mencontoh dia orangnya disiplin,gak pilih pilih juga..wah kanyanya banyak banget deh kalo diceritain panjang.

     Dari saya pribadi terimakasih banyak kalian telah mau  mengajarkan saya tentang apa hal yang saya tidak bisa,sehingga sekarang saya jadi bisa.banyak canda gurauan dan kelakuan saya kepada anda mungkin saya banyak juga menyakiti  hati lewat perkataan,perbuatan,saya kadang malas untuk disuruh,saya minta maaf mungkin hanya lewat cerit ini kita tidak bertemu di tempat ini lagi(Banjarmasin) mungkin juga bisa dilain tempat saya berharap semoga kalian yang saya kenal dulu begitu hangat,baik,kalem,dan tentunya tidak sombong  tidak berubah menjadi lawan dari semua itu,adakalanya dulu kita pulang malam,capek,ada yg sakit tapi semua itu tidak lah dilakukan dengan sia sia kita semua mendapatkan pengalaman baru bersama orang baru,dan tempat baru dimana tinggal disuatu rumah (kontrakan) meskipun sebagian berbeda pendapat tetapi tidak ada perselisihan yg mengakibatkan perkelahian,karena semua sudah seperti keluarga yang mengerti akan hal satu dan lainya mengenai sifat dan sikap mereka…kalian berjuang diusia muda layaknya juga saya,kita jauh dari orang tua,sanak sodara tetapi itu semua demi mengejar kesuksesan,bukan kah kesuksesan itu lah merupakan  hadiah terindah kita kepada mereka(orangtua),dulu pastinya ketika kalian masih bersekolah seperti saya,pasti didalam pikiran kita ingin memberikan prestasi/rangking yang memuaskan kepada orang tua meskipun ada juga yang tidak berpikiran sama seperti itu pasti juga semua ingin membahagiakan orang tua…dengan jalan kita masing masing sekarang semoga kedepannya lebih baik lagi dari dulu,lebih berkembang tentunya semakin dekat dengan kesuksesan…salam saya kepada kalian…
                                            -edwan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TENTAN AKU KAMU DAN DIA kelas 1


                         Ini cerita tentang pengalaman gue sendiri dan nyata,waktu gue masa masih SMP.Ya….masa masa smp adalah masa masa yang sangat gue kenang banget seumur hidup dimana gue bertemu dengan teman teman baru…serta cewek yang gue taksir sampai gue gk berani mengungkapkannya kepada cewek itu sendiri,gue Cuma mendam aja bahkan itu sakit banget tapi gue gak mau memperlihatkan sakitnya mendam perasaan itu gue pasang wajah yang happy happy supaya teman gue gak khawatir,waktu itu gue daftar sekolah smp 1 kapuas tengah bersama sepupu gue namanya rudy dia ini udah dekat banget sama gue,kami berdua  bersama terus dari masih kecil banget kira kira berumur 2 tahunan lah gue masih ada fotonya,kita berdua selalu bersama dari berangkat sekolah,main bareng,ngantar kemana mana contohnya aja kalau dia mau ke barbershop(salon)…ya memang sih nyokapnya dia sama bokap gue adik kakak sodara kandung….nah kita lanjut ke cerita pendaftran,gue dari pagi sekitar jam 7 pagi udah ada dirumahnya rudy ya meskipun rumah kami berdua Cuma berjarak 5 meter doang tapi gue selalu datang lebih pagi soalnya gue tipe orang disiplin waktu.
                                                       ***
                          Ketika kami berdua sudah mendaftar smp dan mengisi formulirnya dan siap turun Mos sekitar 7 hari dari tanggal pendaftaran,dan akhirnya hari H pun tiba dimana gue ngeliat wajah wajah baru dan masih belum kenal dengan siswa lainya yang dari desa desa seberang..sekolah gue itu ibaratnya sekolah terfavorit sekecamatan sebab di desa desa lain masih belum ada smpnya,setelah hari hari pun berlalu gue sudah banyak dapat teman baru dan saat diumumkan dikelas mana gue akan menetap,ternyata gue dapat kelas yang minim teman teman dari sd gue dan sepupu gue…fakk gue berkata dalam hati kok gue dapat kelas orang orang terasingkan dan dipenuhi wajah wajah tampa dosa semua contonya aja teman gue sebangku namanya nardi atau biasa dipanggil dodol doi ini curang banget dan orangnya pelit,ketika ulangan aja si dodol ini bawa contekan saat gue mau minta jawabannya gue dibohongin sama dia dan al hasil nilai gue merah dan mengejutkan sekali si dodol ini dapet ranking 2 dan gue seketika shock!--_--“
                                                       ***
                             Setelah 2 bulan berlalu ya tidak ada yang terlalu berubah sih,tapi ada suatu masalah yang gue buat fatal banget,ceritanya waktu itu pas jam olah raga selesai gue dan para kelompok laki laki super (cielah bro supaya gaul).siswi putri lagi ganti baju di dalam kantor tepatnya di dekat ruang kepala sekolah,tiba tiba pikiran kotor pun melanda di kepala gue…
“eh,kita intip cewek ganti baju yuk!” kata gue
“ayo ayo” kata rombongan laki laki super
Seperti jurus ninja kami memulai aksi berbahaya ini kami lakukan(sedikit drama ya).secara perlahan kami menyusup lewat belakang ketika gue ngeliat gadis gadis ini ganti baju ternyata mereka semua udah memakai baju seragam dan sekilas gue liat waktu itu ada guru olah raga didalam situ juga inisial nama guru olahraga itu adalah pak.J*** tapi beliau sekarang udah gk ngajar lagi soalnya teman gue banyak yang benci sama beliau..(kembali ke mengintip),gue udah selesai ngeliatnya cuman 10detik saja dan para kelompok lelaki super ini terlalu berisik sehingga ketahuanlah kami dan siswi putri ini teriak histeris dan gue beserta rombongan lelaki super ini lari  terbirit birit sampe ada yang kepeleset pelarian pun menuju ruang kelas ini gue pasang muka seolah olah tidak terjadi apa apa.
                                           ***
                                     Sesampainya dikelas teman gue si dodol ini berkata “woii kalian keruang guru sekarang” jantung gue mulai berdetak cepat seolah olah dipompa dengan dua jantung,dan siswi putri ini nafsu besar agar kami segera keruang guru…dan kami tidak bisa mengelak lagi dengan langkah tidak menyakinkan masuk keruang guru ini dan bpk J ini dengan santainya menyuruh kami duduk dikursi panas yang dibalut dengan perasaan takut dan gugup.
“siapa yang mempunyai ide seperti ini?”ucap pak J dngan wajah marah
*hening sejenak* dan semua memandang kearahku
“saya pak!!!”ucapku dengan kepala suntuk
“ohh…bagus bagus kenapa kamu ngintip?”
“sa…yaa cuman iseng pak”
“tidak ada kata iseng ini serius!”pak J meggertak
“iya pak”
“jangan iya iya saja! Kalian ada berapa yang ikut ngintip??”
Gue mikir sejenak…tadi perasaan hampir sekelas yang tidak ikut cuman si dodol ini aja yang gak ikut ngintip,ternyata mereka kabur ahh sial cuman kami berempat yang memiliki naluri lelaki sejati yang berani mengakui perbuatan salah ini,karena lelaki sejati pasti dia akan mempertanggung jawabkannya tidak dengan menelantarkannya.(oke lanjut ke perbincangan)
“kami tadi banyak pak,cuman yg ada disini hanya 4 orang” jawabku
“kemana yang lain?”
“tidak tau”
“jangan tidak tau terus!!” pak J marah besar
“maaf pak lain kali saya tidak akan mengulanginya lagi”
“yasudah tanda tangani buku perjanjian ini”
                                              ***
                           Gue,arif,andri kami waktu kelas 1 smp benarbenar kelompok trio misi pernah juga gue dan arif,andri lagi menuntaskan misi dengan mulus…ceritanya gini,…ada cewek namanya rindu cewek ini orangnya oke banget bodynya paling oke diantara cewek yang ada dikelas gue…ketika rindu sedang duduk dibawah pohon akasia yang lagi memegang tasnya berwarna pink kami bertiga melakukan sesuata yang gila arif mengambil tasnya sedangkan andri memegang s**u nya (sensor ya),gue sendiri berada tepat berada di depan rok mininya alhasil surga dunianya kebuka karena rindu gk sengaja ngangkang  dan gue sama si arif tanpa kedipan mata melihatnya tiba tiba rindu teriak histeris dan mengejar kami bertiga,sambil melemparkan batu tapi setelah itu rindu dan gue malah bercanda ria di dalam kelas seolah tidak terjadi apa apa barusan,tetapi rindu setelah 3 bulan bersekolah dia malah berhenti ternyata dia kawin.
                               ***
                                      Semester 2 pun sudah dimulai gue berharap jd lebih baik lagi,jam pelajaran pertama dimulai…gue ngeliat kearah teman gue nama nya bagong doi ini kalau suka sama cewek pasti gelisah dan selalu meminta bantuan agar bias melegakan perasaannya,nah waktu gue ngeliat bagong dia seolah olah seperti biasa gelisah gue udah bias nebak pasti dia lagi suka sama seseorang,bel istirahat berbunyi pelajaran berakhir…gue nyamperin si bagong yang duduk didepan gue…
“kok bengong!”kata gue
“iya gak papa kok”
“lagi ada sesuata ya”
“iya…gue lg suka sama cewek kelas sebelah!”ucap bagong dengan penuh semangat
“oh ya! Siapa namanya?
“mmm….nama pertamanya N “
“si nana? Bukan?”
“bukan…bukan…” bagong mengelak
“lalu siapa dong? Ucap gue dengan buru buru
“namanya Nova dia ini ceweknya manis banget”
“kok gue gak pernah dengar namanya sebelumnya ya” muka gue mulai penasaran
“oh ya aku boleh minta tolong gak,,buati aku surat cinta!” wajah bagong berseri
“uoohhh…tulisanku jelek”ucap gue dengan dusta
“hmm…ayolah”
“nah gue ada saran bagaimana kita suruh dodol aja ngebuatinnya”
“iya ya”
                                      ***
                                 Gue dan bagong yang lagi sidodol kemana mana kahirnya bocah ini ketemu juga lalu gue narik dia ke kelas.
“dol,bikini surat cinta buat si bagong!”kata gue
“apa??? Buat bagong” dodol shock mendadak
“iya”
“gak mau aku masih normal”
“dasar nama aja sudah dodol,bukan dari kamu untuk bagong dodol”gue kesal
“lalu buat siapa”
“buat cewek ruang sebelah namanya Nova”
“ok ok….kata kata yang gue buat kayak gimana nih?”
“gong gong….(jangan dibaca cepat cepat ntar jading gonggong)”
“iya”ucap bagong
“ini kata katanya apa ?”kata si dodol
                           
                       Bagong mulai merangkai kata cinta bagaikan para pujangga ahli dalam kata kata…,setelah beberapa menit surat cinta ini pun selesai.dan bertuliskan:
“dear nova”
Berulang kali aku memandangmu aku takan pernah bosan,karena kaulah keindahanku! Andai kau tau rasa dalam hati ini ingin mengungkapkannya kepadamu namun aku malu,karena aku sadar siapalah diriku ini hanya lelaki biasa…maukah kamu jadi pacarku?”
Ini beneran kata katanya loh aku ingat banget pengalaman ngeliat orang nembak pake surat sekarang kan jarang yang seperti itu,dan ketika pulang sekolah bagong menyuruhku untuk mengantarkan surat ini kepada nova namun aku tidak mengenali orangnya akhirnya dia menyuruh dodol untuk mengantarkanya dan gue ngeliat cewek itu benar benar manis bagaikan teh yang dikasih banyak gula,dan setelah dodol menyerahkan surat itu dan ternyata nova menolaknya terlihat bagong kecewa dan ia mulai patah hati gue mencoba menenangkan bagong ternyata ia benar benar patah hati dan ia bergegas pulang tanpa berbicara sepatah kata pun,gue khawatir kalo aja dia bunuh diri tapi gue yakin dia orang tipe strong jelas dia strong kan dia preman di dalam kelas gk ada yg berani sama dia.
                                        Dari kelas 1 smp ini gue banyak sekali dapat pengalaman yang tak terlupakan bersama teman teman mulai gue udah banyak dapat masalah dengan guru dan jatuh cinta pada seseorang wanita tapi itu Cuma sebatas suka yang tak diucapkan dan dinyatakan cukup ini semua “cinta dalam hati” meskipun teman teman gue udah lama sekali gak ketemu seperti andri dia udah pindah sekolah sejak baru baru naik ke kelas 2 smp,sedangkan bagong dia sekarang udah menikah dan mempunyai seorang anak,bagong dulu sekolah cuman sampe kelas1 aja dia kebanyakan masalah dengan kelas sebelah dan guru guru…sedangkan arif dia yang Cuma gue bisa temuin tapi doi waktu kelas 1 gak naik kelas tapi dia gk putus asa dia punya tekat sekolah yang tinggi….kalian akan selalu aku kenang teman saat canda tawa yang selalu bersama….see you next time miss you guys all ….
                                                     ***

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

menjemput frieska (re-upload)







Nampak sebuah sekolah, dengan papan yang sudah usang bertuliskan STM 69. Sebuah sekolah menengah, dengan kategori STM (Sekolah Tawuran Mulu). Ya, aku bersekolah di STM itu. Di sebrang sekolahku, ada sebuah sekolah bernama “Harapan Bangsa”. Kalau yang satu ini sekolah dengan standar SSN (Sekolah Sangat Norak). STM 69 adalah sekolah yang terkenal dengan siswa yang suka tawuran. Sedangkan sekolah “Harapan Bangsa” diisi dengan siswa-siswi pintar dan berprestasi.
Suatu siang yang cukup panas, aku dan teman – temanku yang keluar gerbang sekolah dengan gembira menuju tongkrongan kami yang tidak jauh dari sekolah. Saat aku sedang berjalan dengan teman – temanku, pandanganku terpaku pada gadis di sebrang jalan. Gadis manis berlesung pipit, dengan rambut poni, membawa tas merah bertulisan, “Cookie Monster”. Dengan susah payah aku mengeja tulisan yang ada gambar kartun dibawahnya.
Ah, bahasa inggrisku payah. Nilaiku saja dibantu guru. Guru memang bisa membantu nilai, tapi mana bisa membantu aku kenalan dengan gadis itu. Kucoba mengumpulkan keberanian. Kusebrangi jalan dan mendekati gadis itu dengan teman-temannya.
“Eh...boleh, kenalan?” Tanyaku secara tiba-tiba.
“Hello... situ oke? Yiuuhh” ucap seorang teman dari gadis itu, yang gayaknya gaul meledekku.
“Mau kenalan banget apa kenalan aja?” Seorang temannya yang lain ikut meledek.
Mereka langsung meninggalkanku. Tapi gadis itu sempat menolehku walau hanya sekejap. Iya, hanya sekejap. Iya sekejap ia sempat menolehku. (Gak perlu diulang lagi kan?)
Itu adalah moment yang cukup indah karena selama aku sekolah baru kali ini ada gadis manis yang menolehku walau hanya sekejap. Ya secara sekolahku isinya cowok semua. Sedangkang sekolah sebrangku isinya anak orang kaya semua. Ya gak semua juga sih, tapi rasa – rasanya sekolah kami terpisahkan oleh sebrang jalan itu membuat perbedaan kasta.

*

Rasa ingin tahu dan kepo makin menggeluti diriku. Seusai pulang sekolah hari ini aku kembali mencari gadis itu.
Ah, dia sedang berdiri sendiri di depan sekolah. Kuhampiri saja atau tidak? Ah, kali ini aku tidak punya nyali. Kuperhatikan ia sedang sibuk dengan HP ditangannya. Melihat perwujudan dari gadis itu dan tangannya memegang HP ada 2 kemungkinan; pertama ia dijemput seorang pria dengan mobil; kedua ia dijemput seorang supir dengan mobil.
Dugaanku benar!! Ia dijemput seorang supir. Kenapa seorang supir? Karena ia langsung masuk di kursi belakang.
Kalau ia dijemput seorang pria, anggap saja pria itu gebetan(kalau sampai ia punya pacar, hancur sudah dunia tawuran) dengan bergaya gebetannya itu membuka kaca mobil, dan mereka bicara sebentar lalu si gadis duduk didepan. Mobil itu melaju meninggalkan sekolah. Aku masih penasaran ingin tahu siapa nama gadis itu.
Aku mencoba menyebrang menuju sekolah itu. Dari belakangku, temanku, Coki, menepuk pundakku.
“Lu ngapain ke sekolah sebrang?” Tanya Coki.
“Ha? Eh...mau ngambil formulir buat sodara gua dari Pandeglang.” Jawabku mengarang.
“Borju juga sodara lo. Lo nongkrong kan? Anak-anak udah nunggu tuh.”
“Iya Cok, ntar gua nyusul . Selaw.” Jawabku mengeles.
Aku mulai mencari ruangan yang bertuliskan “Tata Usaha”. Nah, ada seorang Ibu dengan pakaian dinas sekolah itu, sedang menatap layar komputernya.
“Misi Bu.”
“Kenapa? Mau dispensasi bayaran?” Jawab Ibu itu.
“Bukan Bu, saya mau..” belum selesai ucapanku lagi-lagi dipotong.
“Mau ngasih surat dokte pas kemarin sakit?”
“Bukan Bu, saya mau nanya, siswi sini yang manis ada lesung pipit pake tas warna biru siapa ya namanya?” tanyaku.
Si Ibu itu melongok ke arahku. Ia membetulkan kacamatanya. “Lho, kamu kan anak sekolah sebrang? Ngapain kesini! Sana pergi.”
“Ta, tapi Bu...”
“Selama kamu adalah anak STM 69, dilarang bertanya info murid sini.”  Sambil didorongnya aku keluar ruangan. Ah, masa iya usaha ku mencari  tahu nama gadis itu kandas disini?

*

Besoknya, aku kembali ke sekolah itu saat jam pulang sekolah. Ketika aku berjalan ke Pos Satpam, ada sarung dan Peci. Aku pun mempunyai sebuah ide.
Kupakai sarung itu dengan lipatan Ninja, aku segera menemui Ibu tata usaha. Baru selangkah aku masuk, Ibu itu takut dikiranya aku akan merampok.
 “Bu, saya kan gak pake seragam STM, jadi boleh kan?”
Ibu itu segera berlari. Aku mencoba mengecek komputer. Tidak lama 2 orang satpam menuju tata usaha. Aku segera kabur. Ku lompati kolam ikan. Kuterobos kantin yang masih cukup ramai. Sampai akhirnya aku berada di lorong koridor. Saat berlari tidak sengaja aku menabrak gadis itu.
“Aduh, kalo jalan pake mata dong.” Ucap gadis itu.
“Kalo jalan pake mata, kakinya dikemanain?” Jawabku
“Eh, lo bukannya cowok kemarin ya? Lo ngapain kayak gini?”
“Gue cuma pengen tau nama lo. Tapi sekarang gue mesti kabur dulu yah, daaah.”
Aku segera berlari dikejar satpam sekolahan itu. Ah, gagal lagi aku kenalan dengannya. Aku berjanji tidak akan adu lari lagi dengan satpam sekolah.

*

Di lain hari, aku cabut sekolah bersama Coki dan Vijay. Kami masuk ke Gang sebelah sekolah Harapan Bangsa. Ah, kini terlihat kelas gadis itu dari gang. Ia duduk dibelakang dekat jendela. Kuketuk jendela itu dengan pelan.
“Eh..”
“Lho, kamu? Ngapain kesekolahku lagi?” bisiknya pelan dari jendela
“Kalo sehari lagi aku ngga tau nama kamu, aku bisa setengah waras.” Gadis itu tertawa. Kemudian ia menuliskan namanya di kertas. Frieska.
“Hai Frieska....”
“Nah kamu udah tau namaku kan. Sekarang mau apalagi.”
“Maunya...kenal kamu lebih jauh.”
“Udah ah, jangan aneh-aneh deh. Eh tapi kan ini lantai 2, kok kamu...”
Frieska melihat aku digendong oleh kedua temanku disamping gang. Coki dan Vijay terlihat kelelahan. Frieska hanya tersenyum saja.

*

Setelah kenalan dengan Frieska, aku sering menemuinya di depan sekoahnya sambil menunggu dia dijemput supirnya. Kalau supirnya telat, kadang kami membeli es krim di kedai dekat sekolah.
“Kok kamu gak makan es krim? Gak doyan?” Tanya Frieska.
“Doyan, cuma aku takut diabetes.”
“Lho? Ini kan cuma es krim cokelat?” Tanya Frieska heran.
“Nah, es krim cokelat kan manis, udah gitu makannya sambil liatin kamu, manisnya kuadrat.”
Frieska hanya tertawa sambil menjejali es krim itu kepadaku.

*

Di sore yang lain, aku menemani Frieska cukup lama. Supirnya tak kunjung datang.
“Mamaku barusan nelfon, katanya supirku lagi nganter mamah ke bandara.”
“Terus kamu pulangnya gimana?”
“Gatau, bingung.”
“Aku cariin taksi yah.”
“Dirumah gak ada orang.” Jawab Friska dengan lemas.
“Bentar, Fris, jangan kemana-mana.”
Sebelum Frieska menjawab, aku segera pergi meninggalkannya. Frieska masih menungguku di depan sekolahnya. Aku pun datang dengan motor matic.
“Ini motor siapa?” Tanya Frieska.
“Temenku. Yuk aku anter pulang, daripada bingung.”
“Tapi...”
“Udah gausah pake tapi.” Aku segera memberikan helm kepada Friska.
Ia duduk dibelakangku dengan posisi miring. Saat sudah di jalan raya, aku meng-gas motor agak kencang. Tangan Frieska memeluk erat tubuhku karena angin agak kencang.
Sesampainya dirumahnya, Frieska turun dari motor dan memberikan Helm kepadaku.
“Hem...gak ada basa-basi, nawarin masuk atau minum gitu.” Tanyaku.
“Hahaha...” Frieska tertawa.
“Kok ketawa?”
“Kamu itu kebanyakan nonton FTV.”
“Lho? Aku sih ngarepnya kisah kita ini jadi FTV, atau seenggaknya jadi cerpenlah.”
“Udah sana kamu pulang. Siapa tau besok sore bisa nganterin aku lagi.”
“Yauda, aku pulang yah. Masuk sana kamu.”
Frieska masuk ke pagar. Aku mencoba menyalakan motor. Saat sedang menyalakan, Frieska datang dan mencium pipi kiriku. Aku kaget. Wajah Frieska memalu. Ia lalu masuk kembali kedalam.
“Weeei, ntar aku pulang gak mandi nih ya. Biar bekas kamu gak ilang.”   Aku pun tertawa sendiri. Motor nyala, akupun pulang.

*

Di sebuah sore, aku menghampiri Frieska yang sedang bersama teman – temannya di depan sekolah. Saat baru tiba, seorang temannya yang agak bule memberikan sambutan.
“Hey, who the hell this ugly boy?” Ucap teman Frieska.
“Ngomong opo toh kowe.” Ucapku.
“What are you talking about?” Balas si Bule itu.
“Modyar. Ra ngerti aku kowe ngomong opo.” Balasku dengan logat jawa.
Frieska segera menarikku dari teman-temannya.
“Very annoying couple” Lanjut si Bule dari kejauhan.
“Hahaha maafin temenku yah.” Ucap Frieska.
“Kamu hari ini dijemput?”
“Iya, supirku bisa jemput hari ini”
“Yah gak pulang bareng aku deh, akunya gak dicium deh.”
“Dasar genit. Kalo mau nganterin aku pulang besok aja.”
“Hemm...yaudah. Aku duluan yah, mau main sama temen-temenku dulu.” Pamitku
Frieska hanya tersenyum saja dan kembali pada teman-temannya.

*

Sore itu di lain hari, agak mendung. Tidak lama hujan turun. Frieska menungguku di sekolah. Habis sudah kesabaran ia menungguku. Ia menyuruh satpam sekolah untuk mencarikan taksi. Frieska pulang dengan taksi disertai wajah cemberut yang membuat bibirnya ingin jatuh dari mulutnya. Kemana aku?
Malam tiba. Aku menghampiri rumah Frieska. Kamar Frieska berada dibelakang rumahnya. Dengan nekat aku memanjat pagar rumahnya dan mengetuk jendelanya.
“Fries....”  Ucapku memelas. “Kamu marah ya?”
“Mau apa kamu?” tanya Frieska jutek.
“Maaf tadi aku gak bisa nganter kamu pulang.”
“Aku gak masalah ya kamu gak nganterin aku pulang. Yang aku kesel tuh bete nungguin kamu lama, gak ada kabar.” Ucap Frieska dengan bibir manyun.
“Maaf. Tadi Coki digebukin STM lawan gara-gara rebutan tongkrongan. Aku sama temen-temen jadinya nyamperin kesana. Terus aku tadi juga ngurusin prakarya mobil uap.”
“Udah, mau ngomong itu aja?” Jawab Frieska dengan jutek.
“Satu lagi.”
“Apa?”
“Hem...ini artinya apa ya?” Aku menunjukkan foto di Hpku bertuliskan; your school sucks!! Go to the hell
“STM lawan nyoret itu di tongkrongan. Aku nggak ngerti artinya apaan. Temen-temenku pada kesel banget.” Ucapku.
Dengan menarik nafas panjang dan dihembuskan, Frieska menjawab dengan jutek dan manyun.
“Artinya; jangan pernah temuin aku lagi.” Frieska menutup jendela dan hordeng.
Aku terduduk di bawah jendela Frieska. Aku pulang dengan lemas. Seolah awan mendung dan gemuruh langit menemaniku malam itu.

*

Besoknya di sekolah aku menatap tulisan di hp ku dan arti kata dari Frieska. “Jangan pernah temuin aku lagi.” Selalu terngiang di telingaku. Vijay mengajakku untuk menuju bengkel prakarya. Dengan wajah tertunduk aku ikut dengan teman-temanku.
Sesekali aku melihat Frieska bersama teman-temannya di depan sekolahnya. Saat melihatku ia segera membuang mukanya. (Lalu  memungut mukanya lagi). Aku sempat putus asa.

*

Yak. Ini adalah hari yang dinanti aku dan teman-teman STM sekolahku. Hari uji coba Mobil Uap prakarya sekolah kami. Uji Coba ini dihadiri beberapa Menteri. Aku dan Coki berkesempatan mencoba 2 dari 4 mobil prakarya.
Coki menyalakan mobilnya dan berputar ke sekeliling halaman bengkel. Aku menyalakan mobil. Semua teman-teman bertepuk tangan. Aku mengemudikan mobil itu keluar sekolah. Beberapa orang nampak heran.
“Pak, mobil tersebut sedang di tes di jalan raya mengenai kilometer apakah ada masalah atau tidak.” Coki menjelaskan kepada guru dan tamu undangan. Sebenarnya bukan menjelaskan, tapi berbohong.
Aku mengemudikan mobil itu ke sekolah Frieska. Ia dan teman-temannya sedang makan es krim. Frieska mengampiriku.
“Mau apa lagi kamu?” Tanya Frieska. Ya...tentunya dengan jutek manyun.
“Aku cuma mau kamu.” Mintaku ke Frieska.
“Maksud kamu?”
“Iya, aku gak bisa lama-lama marahan sama kamu.”
“Yang ngajak marahan siapa? Yang bikin aku kesel siapa?”
“Iya iya aku salah. Aku janji, gak akan ngilang tanpa kabar, aku juga mau makan es krim sama kamu biarpun nanti aku diabetes.” Kataku sambil memohon.
“Huh...Gombal.” ucap Frieska. “ini mobil siapa?”
“Mobilku. Eh..Mobil prakarya sih. Aku anter pulang yuk.”

 cc: adityaRizkyG

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS