Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

ulang tahun dan sepeda baru




                       Kringgg…kringg bunyi alarm membangunkanku di pagi hari tepat dimana tanggal 30 agustus 2013,matahari ciptakan terang hari ini dan kubuka tirai kamarku.kulihat reminder di hpku ternyata hari ini hari special untukmu dan tak kubiarkan lewat begitu saja segera aku mandi dan tak sabar kesekolah.bersepeda ku menjajali jalan itu sekuat tenaga ku kayuh pedalnya angin pun mulai menghembus seragam sekolahku kurasa masih kurang cepat karena aku hampir terlambat,akhirnya aku sampai digerbang sekolah  ternyata pagar sudah dikunci dan aku meminta izin untuk masuk ke dalam sekolah kepada guru yang sedang piket. aku pun dihukum berlari mengelili sekolahku yang lumayan besar.hanya dijalan ini kuterus berlari,hukuman selesai akhirnya aku dibolehkan masuk dengan nafas terengah-engah kecapean aku duduk sebentar di depan kelas.guru yang melihatku masih diluar segera menyuruhku masuk kedalam kelas.mentari sinari ruang kelas hawa tepat tuk terbuai lamunan melihat kamu yang duduk didepanku membuat aku ingin teriak dan bilang kamu cantik.kapanpun saat memikirkanmu saat kau toleh kebelakang aku jadi gugup..
“hei…kamu kenapa terlambat?” ucap dinda
“a….a…a..anu aku kesiangan” balasku
“ohh…begitu,hmm..kamu udah buat PR gk?”
“udah tadi malam…sampe begadang loh ngerjakannya”
“oh..ya..coba aku lihat”
“ini... ada 3 lembar loh”ucapku sambil meberikan buku itu
“ternyata susah juga ya”
“iya sih tapi kalo benar-benar mengerjakan dan memahami pasti bisa kok”
                                          ***
                     Jam pelajaran pun berakhir aku bersama teman sekelasku merencanakan sesuatu di aula sekolah kami membicarakan sesuatu untuk ulang tahun dinda nanti setelah pulang sekolah. ternyata temanku semuanya menyetujui rencanaku.sebelum masuk kelas aku menyempatkan diri membelikan cake coklat kesukaannya dan dihiasi oleh lilin angka 15 dan bertuliskan “HBD dinda wulansari wish all u the best” hanya kata singkat itu saja yang ada di cake itu.lalu kusimpan cake dikantin sekolah agar dinda tidak mengetahui rencana kami.
                      Saat bel pelajaran berakhir berbunyi seketika matanya  kami tutup,belum sempat ia bicara,ku tarik tangannya dan kubawa ke aula sekolah.gundah gulana dibiarkan ia berdiri disebelah tiang bendera saat dinda bertanya “apa mau kalian?” jangan dijawab buat dia risau ucapku kepada teman-teman.teman sekelas semua berkumpul dan mempersiapkan diam-diam silahkan melepas penutup matanya itu pertanda.ayo semuanya tarik crackernya 3-2-1 ucapku.
                     Happy!happy birthday lilin yang diatas kuenya,dinda  sekali meniup matikan api  lilin itu ya! Ucapku.semuanya mulai bersenang-senang hanya untukmu .happy!happy birthday rencana telah berhasil ulang tahunmu sudah pasti diingat kawan-kawan sebanyak ini hanya bernyanyi untukmu dan air matanya menetes.marilah tos pintaku dengan segelas minuman yang kuberikan,terimalah semua dari kami kartu selamat ulangtahun dari semua teman.sweet fifteen hanya ada sekali.sambil bergaya peace kami  berfoto diiringi suara gembira,dihari yang jauh nanti pasti dinda  teringat.kami ucap”good luck untukmu,semuanya serempak ucapkan “selamat ya!” sekali lagi “selamat ya!” ucapku.
                                                    ***
“eh..kamu makasih ya sudah mempersiapkan semua ini”ucap dinda
“iya sama-sama,ini semua juga berkat teman-teman kok”
“ahh…aku jadi terharu nih kalian semua baik banget!”
“ini semua kami lakukan hanya untuk mu semoga kamu suka ya!”
“iya ini tidak akan kulupakan seumur hidupku “
“ohh iya ini bagikan kepada teman-teman,undangan pesta ulang tahunku”
“sini biar aku bagikan,mmm…kamu pulang gih kayanya ada yg udah jemput kamu”
“maaf merepotkan,sekali lagi terima kasih…dahh aku pulang dulu ya”ucap dinda sambil melambaikan tangan
                          Ia pun pulang kulihat dari kejauhan seseorang menjemputnya dengan mobil swift.saat bergegas pulang kerumah sepedaku dicuri “ahh sial” ucapku.aku duduk diparkiran aku mencari sepeda itu di sekeliling sekolah ternyata tidak kutemukan aku hanya bisa pasrah saja sambil berjalan mencari bis untuk pulang.Ku mengejar bis yang berjalan aku tidak sanggup mengejarnya bis itu sangat kencang,lelah pun terasa ditubuh ini rumahku masih jauh aku beristirahat di taman saatku sadari sesuatu menghilang kuingin ungkapkan kepada tuhan mengapa sesial ini hidupku hati ini pun resah tidak tertahan kan,sekarang juga yang bisa kulakukan merubah perasaan kedalam kata-kata sebagai kesalku.mengapa sedari tadi aku hanya menatap langit,mataku berkaca-kaca berlinang tak bisa berhenti.seseorang menepuk pundakku ternyata temanku,ia bertanya “kenapa kamu belum pulang?”lalu kuceritakan kejadiannya ia mengajakku pulang bersamanya dengan menaiki sepeda motornya.
                         ***
                     Sesampainya dirumah,undangan yang diberikan dinda jatuh ,aku tersadar bahwa malam ini pesta ulang tahunnya segera aku mandi dan bersiap ke rumahnya yang tak jauh dari rumahku.dengan kemeja dan celana jeans nampaknya penampilanku lumayan untuk menghadiri pestanya,kusiapkan kado untuknya sebuah buku “dalil-dalil Gibran” yaitu buku puisi dan karangan yang ku anggap menarik untuk dibaca karena buku ini hanya 5x saja dicetak diseluruh dunia termasuk aku yg memilikinya karena buku ini sudah jauh hari memesannya di toko buku yang terkenal.walaupun hanya buku ini yang kuberikan kuharap ia mau membacanya dan memahami arti setiap kalimat didalamnya ungkapku dalam hati.setelah selesai membungkus kado.aku langsung berangkat kerumahnya dengan berjalan kaki karena sepedaku yg sudah tiada!sesampainya dirumah dinda kulihat begitu banyak yang datang kerumahnya bahkan bukan sekedar dari sekolahku saja tapi banyak orang yg tak ku kenal juga datang.dinda menghampiriku
“makasihnya udah datang”ucap dinda
“iya lagian teman-teman sekelas datang masa aku enggak sih”
“ohh iya kamu sama siapa kesini?”
“sendirian aja,din ini kado buat kamu”menyerahkan kado itu
“apa nih hadiahnya?”
“hadiahnya gk mahal dan juga gk istimewa tapi aku harap kamu suka kado itu walau tak seberapa”
“ah,kamu ini,namanya pemberian orang itu harus disyukuri tau gak mandang besar kecil atau mahalnya kok”
                           ***
                         Lalu datang seorang cowok mendekati kami,ternyata cowok tersebut adalah pacar dinda ia pun berkenalan denganku orangnya keren dan berpenampilan bagus diantara cowok yang ada di pesta ini wajar saja cowok ini cocok dengan dinda karena sama-sama orang yang mampu bahkan kaya.ia memberikan hadiah berupa kalung yang bertuliskan nama Dinda dan dipasangkan dileher dinda semua yang hadir pun bertepuk tangan.lalu acara pun dimulai aku pun terkejut karena aku dipanggil untuk menyanyi keatas panggung.badan jadi gemetar dan keringat mulai keluar karena saking gugupnya aku.dengan percaya diri kunyanyikan sebuah lagu shonici (hari pertama) “ aku berdiri diatas panggung yang selalu kudambakan ditengah eluhan tepuk tangan dan juga semangat dengan latihan yang ketat kulampaui dinding diriku sambut hari in tirai kesempatan pun terbuka..ada hariku menangis sedih dijalan pulang aku bernyanyi tanpa berpikir ada hariku hilang percaya diri selalu sainganku terlihat seolah bersinar…Impian ada ditengah peluh bagai bunga yang mekar secara perlahan usaha keras itu tak akan mengkhianat, impian ada ditengah peluh selalu menunggu agar ia menguncup suatu hari nanti sampai harapan terkabul.” Selesai beberapa menit berlalu tepuk tangan pun kepadaku aku seolah percaya diri turun dari panggung.teman-temanku mendekatiku “woi,kapan kamu belajar nyanyi?”ucap temanku sambil bercanda.lalu dinda memanggil kami “teman-teman nikmati hidangan makanannya ya!”acara pesta nya pun sudah selesai aku berpamitan kepada orang tua dinda untuk pulang.ketika pulang aku terkejut suara klakson mobil lalu kutoleh kebelakang ternyata itu pacar dinda “heii..bareng aku yuk!”pintanya,”rumah ku dekat aja kok dari sini kelihatan” balasku,”aku duluan ya!”ucapnya,”iya…hati-hati men!”balasku.
                                             ***
                        Dipagi hari yang cerah,aku berjalan kaki menuju sekolah hari ini aku berangkat lebih pagi dari pada biasanya karena aku takut ketinggalan bis.tak lama aku berjalan akhirnya bis datang.ketika sampai disekolahan kulihat sekolah begitu sepi hanya beberapa siswa saja yang baru datang,aku masih mencari sepedaku yang hilang disekitar sekolah akan tetapi tidak kunjung kutemukan.sepertinya aku harus menabung lagi agar bisa membeli sepeda baru maklum aku hanya orang yang susah tak punya apa-apa.ketika aku memasuki ruang kelas aku terkejut ternyata ada kejutan untukku semua teman-temanku sudah datang lebih awal dan dinda memberikan hadiah sepeda kepadaku sepeda fixie berwarna biru karena ia tau dari teman-temanku kalo sepedaku hilang dicuri orang.
“ini sepeda buat kamu!”ucap dinda
“makasih ya din,aku jadi merepotkan kalian seperti ini”ucapku sambil terharu
“aku tau dari teman-teman kata mereka sepeda kamu hilang”
“iya sepeda aku beneran hilang kemaren”
“kata mereka kamu suka warna biru?”
“iya aku suka warna biru”
“makanya aku belikan warna biru supaya kamu lebih semangat buat kesekolah”
“sekali lagi makasih ya din”
“iya sama-sama,kan kamu sering juga bantuin aku.jadi aku balas jasa sama kamu”
                    Setidaknya aku senang untuk hari ini begitu besarnya simpati mereka buatku,aku menyadari tiap kata-kata dalil Gibran “betapa indahnya akan kebersamaan bersama orang sekitar”.
                      Sekian-

    SELAMAT ULANG TAHUN SEMOGA TERCAPAI HARAPAN MU,CITAMU MASIH SETINNGI ANGKASA HANYA DOA DARI KU SEMOGA TERCAPAI HARAPANMU,PEJAMKAN MATA KATAKAN APA YANG MENJADI CITAMU,YAKIN LAH SEMUANYA KAN MENJADI NYATA HAPPY BIRTHDAY DINDA WULANSARI                         

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar