Ketika
itu di komplek rumahku ada tetangga baru,kebetulan tetangga ini tinggal di sebelah rumahku…saat di sore hari aku
duduk di depan teras rumahku aku melihat gadis berjalan lewat depan rumahku,aku
terpesona akan kecantikan wanita tersebut…ternyata wanita itu adalah tetangga
baru yang disebelah rumahku…aku memandang kearahnya dan ia juga menatapku, aku
jadi tersipu malu,hatiku pun berdegup kencang seakan mau meledak…dia
perlahan-lahan menuju kearahku lalu ia mengulurkan tangannya,akupun berdiri
dari tempat duduk ku,ketika aku mengulurkan tangan ku kepadanya langsung saja
ia berkata “hai nama aku cindy gulla…panggil saja cindy…” kemudian jawabku
“ha…haii juga…nama a..a…aku edwan…”
tiba-tiba saja mulutku seperti gagu…dalam hatiku pun berkata
“ah..sial..kenapa aku jadi bersikap seperti ini “ ia kemudian melepaskan
tangannya dari tanganku lalu ia berkata “salam kenalnya” jawabku “ ia
sama-sama” ia pun senyum akupun serasa
melayang-layang sepertinya aku jatuh cinta kepadanya…malam pun tiba
ketika aku didalam kamarku,kamarku berada di lantai dua…saat aku menutup
jendela kamarku,pandanganku pun tertuju kerumahnya ketika itu ia juga menutup
jendela kamarnya…ternyata kamarnya bersebelahan dengan kamarku yang jarak nya
Cuma kurang lebih 6 meter dari kamarku
aku pun menyapanya“hai…cindy…^^” ia pun menjawab sapa’anku” hai juga “ ia pun
senyum kearahku,akupun kembali terspesona akan senyumannya yang membuat ku
terpikat lalu aku pun mengajak ia ngobrol….
Aku :
“cindy…lagi ngapain?”
Cindy :“aku…baru
selesai beres-beres kamar lagi berantakan nih….kalo kamu?” Aku :“aku baru selesai mandi nih….oh iya kalo
kamu lagi sibuk lanjutin aja ntar aku ganggu kamu lagi”
Cindy :“ohh..gak apa-apa kok!...lagian ini juga
sudah selesai”
Aku :
“Mmmm…ngomong-ngomong kamu udah dapat sekolah gak?”
Cindy :“belum tau nih…yang nyari’in soalnya papah,jadi
aku terima beres aja deh” Aku :“cin…papah kamu kerjanya apa?”
Cindy :“Mmm…aku tau pasti kamu mau ngegombal
kan?”(sambil senyum)
Aku : “
ehh…kamu ini bisa aja…aku gak gombal ih” dalam hatiku berkata (cindy pliss
jangan senyum,senyummu membuatku jadi terbayang-bayang)
Cindy :“papah aku kerja di perusahaan makanan siap
saji”
aku pun hendak minta nomer
telponnya tiba-tiba saja terdengar suara ibunya memanggilnya ia pun berkata”
ehh..udah dulu ya,aku dipanggil mamahku “ ia pun menutup jendela kamarnya,dalam
hatiku berkata “ huhh…batal deh maintain nomernya” semakin larut malam aku juga
belum tidur karena kepikiran ia terus “hmm..mungkin ini kata-kata orang yang
namanya mabuk cinta..” kataku sambil menatap langit…setelah sekian lama aku
merenung aku pun untuk bergegas tidur karena besok disekolah upacara senin
pagi…
suara ayam pun bekokok…pertanda pagi sudah datang akupun bangun dan
segera bergegas mandi…setelah selesai semua aku berangkat sekolah ,setelah
sampai disekolah upacara pun dimulai…upacara sekolah pun sudah selesai…lumayan
panas terik matahari di pagi ini,aku pun berlari menuju ke ruang kelas untuk
segera istirahat…bel masuk pun sudah berbunyi,ternyata ada murid baru di ruang
kelasku aku pun belum sempat melihat wajahnya karena terhalang guru yang
berdiri tepat dihadapanku…”selamat pagi anak-anak?” ucap ibu guru “selamat pagi
bu” jawab murid..”anak-anak kita ada kedatangan murid baru” ujar ibu guru
badanku serasa loyo karena setelah upacara tadi dibawah terik matahari yang
begitu panas “ya..perkenalkan namamu nak “ucap ibu guru…”perkenalkan nama aku
cindy gulla…panggil aja cindy!” aku pun langsung kaget!! ternyata itu adalah
tetanggaku loyoku pun serasa hilang seketika setelah tau ia sekolah di tempatku
bahkan satu kelas…”senangnya” ucap dalam hatiku sambil senyum
kearahnya…kebetulan ia juga duduk didepanku…sambil aku bicara pelan kearahnya
“cin..kita akhirnya satu sekolahan juga ya..!! bahkan sekelas lagi ^^ ia pun
menjawab “iya nih…hehehe” bel istirahat berbunyi akupun mengajak iya ke
kantin,ajakanku ternyata ia mau,ketika sampai dikantin aku berucap “cin…kamu
mau pesan apa nih ? biar aku belikan” jawabnya “terserah aja deh sama’an punya
kamu aja” setelah selesai makan aku mengajak ia ke sebuah tempat di belakang
sekolahan tempat ini biasanya aku santai kalau lagi sendirian…
Aku : “cindy…kamu pulang di jemput ya?”
Cindy : “ Mmm…kayaknya iya deh”
Ketika pulang sekolah…aku agak terlambat untuk pulang kerumah karena
wali kelasku meminta bantuanku untuk pemilihan ketua osis besok…setelah semua
urusanku selesai aku bergegas untuk pulang ketika sesampainya didepan gerbang
sekolah aku melihat wanita mirip cindy ketika aku mendekatinya itu memang benar
cindy, “hei…cin!!Belum pulang nih?” tanyaku “iya nih belum kayaknya papah aku
belum datang dari tadi!!”(sambil harap cemas) jawabnya….”cindy gimana ikut aku
aja pulangnya yuk! Ntar kasian kamu disini nunggu lama”(ajakku)…”mmm…gimana ya?
Ya udah deh aku ikut kamu aja ntar aku kenapa-napa lagi disini” kami pun
pulang…sambil mengayuh sepedaku dalam hatiku berkata “huhh…”syukur deh ia mau
aku bonceng pake sepeda…kapannya aku bisa beli mobil kayak
teman-temanku?...jangankan mobil motor pun aku gak punya…hmm..ya sudahlah
siapalah saya ini” ia menepak pundak ku sambil berkata” anterin aku ketoko buku
bentar ya!!”(pintanya) jawabku “ohh…i…i..iya “ sesampainya di toko buku iya pun
turun dan mencari buku “ehh..cindy aku nunggu disini aja ya!” ia pun menjawab
“kamu gak apa-apa disini?” jawabku “ia gak apa-apa kok...kamu masuk aja gih” ia
pun bergegas masuk ke toko buku…setelah selesai kami berdua pun
pulang..sesampainya di depan rumahnya ia berkata “makasih banget ya..udah mau
aku repotin” jawabku “iya sama-sama,gk..gk kok cin kamu gk ngerepotin malahan
aku senang loh” jawabnya “ oh..ya? ternyata pake sepeda itu enaknya! Gk macet
lagi” jawabku “iya…dong pastinya” jawabnya” aku masuk duluan ya!” jawabku “iya
aku juga mau masuk nih “ lalu ia bergegas masuk kerumahnya…ketika aku masuk ke kamarku
aku baru sadar aku lupa minta nomer telponnya ah sial bagiku!....bel rumahku
pun berbunyi,ibuku memanggil “nak,bukain pintunya ada tamu” jawabku “iya mah” akupun
membuka pintu ternayata cindy “ehh…cindy” jawabnya “aku boleh minjem buku
pelajaran tadi gk soalnya aku sedikit ketinggalan nih”jawabku “oh,,sebentar aku
ambilkan…ayo masuk dulu gih” ia pun masuk sambil menunngu di ruang tamu,lalu
aku datang menghampirinya sambil memberikan buku tersebut..”ini cin..bukunya”
jawabnya “makasih ya…aku pulang dulu nih soalnya mau belajar” jawabku “iya cin
aku juga mau beres-beres dulu” lalu ia melangkah meninggalkan ku…setelah
selesai semua tugasku…sore hari pun datang aku keluar rumah untuk berolah raga
joging ketika aku hendak melangkahkan kakiku tiba-tiba terdengar suara
memanggilku “edwan!!!” akupun menoleh kebelakang ternyata yang memanggilku
cindy “iya cin ada apa” ucapku “barengan yuk!” pintanya,lalu jawabku “ ayo”
kami pun mulai berlari santai sambil mengobrol:
Aku : “cindy..”
Cindy : “iya…”
Aku: “aku boleh minta nomer telpon kamu gak?”
Cindy : “iya boleh kok (ia pun memberikan nya)
Aku : “makasih ya”dalam hatiku (yes!!..akhirnya gk
kelupaan lagi) sambil senyum
Cindy :”kok,kamu senyum sendiri sih?”
Aku: “gak apa-apa kok”
Kami
pun beristirahat sejenak ketika itu matahari hampir tenggelam,kami pun berniat
ingin melihatnya:
Cindy : “kita lihat matahari senja yuk yang
tenggelam”
Aku :” ayo!! Lama juga aku gk ngerasain waktu-waktu
seperti itu “
Sambil berjalan kami melihat kearah sekitar:
Aku :”cin…gimana kita mau ngeliatnya nih kalo kita
berada di tempat yang rendah nih!”
Cindy : “ iya sih…” sambil wajah kecewa
Aku : dalam hatiku (wajahnya keliatan kecewa..aku gk boleh buat dia kecewa)
“cin..kita lumayan berada di tempat yang tinggi nih! “(sambil berjalan)
Cindy :” iya…tapi masih belum keliatan juga kayanya
dikit lagi deh”
Aku :” gimana kamu naik ke atas pundakku?” (sambil
aku jonggkok )
Cindy :”beneran nih?”
Aku :” iya,”
Ia pun menaiki pundakku,karena ditempat kami melihat matahari ini terlindung oleh bangunan
–bangunan tapi tidak terlalu tinggi setelah 5 menit berlalu adzan magrib pun
berkumandang…lalu ia berkata:
Cindy: “udah..udah turun nih kamu pegel nanti”
Aku : “ apakah kau melihat mentari senja?”ucapku
(sambil menatap wajahnya)
Cindy :”iya,aku melihatnya begitu indah ingin deh
rasanya tiap hari begini”
Aku :”aku juga pingin…kita pulang yu udah malem nih”
Kami pun pulang..sesampainya di rumah kami pun
berpamitan ketika aku masuk kekamarku,aku berbaring sejenak dan aku pun
tertidur…mungkin karena kecapekan habis menahan ia tadi lumayan berat sih tapi
demi dia aku rela asalkan ia tidak kecewa dan selalu membuat ia
tersenyum,senyumnya itu lah membuat aku jadi bahagia walaupun tak
memilikinya…setelah sekitar 1 tahun kami saling mengenal aku pun berniat ingin
mengungkapkan rasa isi hatiku padanya,ketika itu kami pulang sekolah barengan
lagi dengan menaiki sepedaku yang selalu setia menemaniku setiap hari
kesekolah…sebenarnya aku ingin mengajaknya ketaman untuk mengungkapkan isi
hatiku,selama mengayuh sepeda aku Tanpa menoleh belakang kebagian belakang
sepeda yang kita naiki berdua aku diam-diam berbisik dalam hati “ahh.!! Mungkin
bagi dirimu hanya teman sekelas saja yang jalan pulangnya searah keberadaan
yang seperti angin…ahh! Yang selalu bercanda padahal kita selalu bicara mengapa
hari ini cinta tak abadi yang berputar jauh” aku pun membatalkan niat ku untuk
menembaknya,karena ia kelihatan capek,aku pun berniat mengungkapnya lagi
besok…setelah esok hari di sekolah ia secara tiba-tiba memberikan aku
surat,tetapi ia melarang aku membaca surat itu harus menunggu perintah darinya
yaitu lewat pesan singkat handphone…ia pun hanya sekolah sebentar…tanpa
sepengetahuanku sebelumnya ia ternyata pindah sekolah…aku pun terkejut,ketika
bel pulang aku mengayuh sepedaku dengan cepat…sesampainya di rumah aku melihat
ia dan keluarganya sudah membereskan peralatan rumah mereka dan bersiap untuk
pergi lalu,aku berjalan kearahnya ia pun memelukku dengan meneteskan air matanya,aku
pun bertanya kepadanya “kamu mau pergi kemana?” jawabnya “ aku mau pindah
“(sambil nada tersedu-sedu) jawabku “kok kalian mau pindah sih?(dengan nada
pelan)jawabnya “tugas papahku disini sudah selesai,sekarang papahku ada tugas
di luar negeri” jawabku “mungkinkah kita akan bertemu lagi?” pintaku…lalu
jawabnya “aku gk tau!” lalu papahnya memangilnya sambil ia melepaskan
pelukannya padaku “cindy ayo kita berangkat “ ucap ayahnya…air mataku pun
menetes tanpa kata aku hanya terdiam melihat kepergiannya,ia pun pergi dan aku
berkata “cindy..aku sebenarnya suka kamu!” tanpa ada orang yang di tuju…ia pun
mengirimkan pesan singkat handphone kepadaku lalu aku baca isi pesan tersebut
di handphone ku,kalau ia sudah membolehkan aku membaca surat yang ia kasih
ketika disekolah tadi…! Aku pun membaca isi surat itu
“maaf…kalau
aku sebelumnya belum sempat membicarakan hal ini kepadamu kalau aku ingin
pindah…dan membuatmu sedih kuharap kamu tidak akan mengingatku lagi meskipun
itu berat bagimu karena aku tidak ingin melihatmu sedih lagi…dan sebenarnya aku
sejak pertama kali bertemu denganmu aku jatuh cinta padamu tapi aku malu untuk
mnegungkapkan padamu kuharap kita hanya bisa jadi teman saja agar kamu tidak
kecewa denganku…sayonara….cindy gulla”
setelah aku
membacanya aku pun berpikir kenapa tidak dari dulu aku mengungkapkan rasa
ini,sekarang hanya bayang semu yang ada di benakku..ungkap sesalku…setelah
sekian lama kami tidak pernah lagi berkomunikasi,Karena ia berada diluar
negeri…akupun mencoba melupakanya
* * *
=edwan nuru tama(@edwanaNRU )=






0 komentar:
Posting Komentar